Persiapan OJS FIKom UNTAR
Kamis, 17 Desember 2015

Dalam rangka persiapan akreditasi jurnal ilmiah, FIKom UNTAR menyelenggarakan Semiloka Pengelolaan dan Penulisan Jurnal Ilmiah pada 17 Desember 2015 di Gedung Utama Lantai 11 FIKom UNTAR.  Semiloka tersebut diadakan bekerja sama dengan ASPIKOM atas banyaknya permintaan dari beberapa universitas guna bersama-sama mengembangkan jurnal ilmiah sesuai dengan peraturan DIKTI serta memenuhi akreditasi. Tak pelak pelaksanaan Semiloka tersebut sukses menjawab kebutuhan akan pengarahan dan pengetahuan tentang manajerial Jurnal Ilmiah yang benar dan hal tersebut tampak dari penuhnya bangku ruang 1106 Lantai 11 Kampus Utama Untar.

Acara tersebut mengundang tiga pembiacara yang kompeten dalam bidang Jurnal Ilmiah yaitu; Prof. Wasmen Manalu, Ph.D sebagai Tim penatar Jurnal Ilmiah DP2M Kemenritek DIKTI. Beliau memberikan pemahaman mengenai rambu-rambu dalam mencapai jurnal akreditasi. Dilanjutkan dengan Dadi Ahmadi, S.Soc., M.I.Kom sebagai pengelola jurnal Mimbar yang sukses terakreditas DIKTI. Beliau memberikan pengarahan dan informasi lengkap mengenai open Journal System (OJS) yang mutlak dibutuhkan untuk pengelolaan jurnal ilmiah online sesuai dengan kriteria DIKTI. Terakhir Dr. Puji Lestari, SIP., M.Si sebagai ketua redaksi jurnal komunikasi ASPIKOM yang berbagi tentang teknik penulisan yang baik dalam jurnal Ilmiah.

Antusiasme peserta sangat tampak ketika di tiap sesi tanya jawab, masing-masing narasumber ahli banjir pertanyaan. Selain itu, Semiloka pertama ASPIKOM yang membahas tentang Pengelolaan Jurnal Ilmiah Online ini diikuti oleh banyak peserta yang berasal dari luar daerah Jakarta seperti, Gorontalo, Salatiga, lampung, Makassar, dan sekitarnya. Kegiatan ini pun dirasa para peserta dapat membantu dan memberi pengetahuan dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Hal tersebut menunjukkan bahwa para peneliti tanah air serius menanggapi kemajuan serta perkembangan zaman guna menjadi lebih baik lagi melalui pengelolaan jurnal ilmiah on line. (SP)

 
Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018