Rasa Rindu Menyatukan Suara Terwujud dalam Virtual Choir PS Universitas Tarumanagara
Senin, 15 Juni 2020

  

Sejak pendiriannya, UKM Paduan Suara Untar (PSUT) sudah menuai banyak prestasi dan menggelar banyak konser paduan suara. Bertepatan pada tanggal 10 Juni 2020, UKM ini mengunggah video virtual choir yang dikumandangkan idenya pertama kali oleh Music Director PSUT, Adi Nugroho atau yang biasa disapa Ka Didut. Virtual Choir ini dapat diibaratkan sebagai pengobat rindu untuk para anggotanya yang biasanya berlatih setiap harinya saat kuliah. Selain itu Virtual Choir juga merupakan sebuah cara baru (New Normal) dalam berlatih paduan suara yang tidak mengharuskan para anggota untuk berkumpul bersama dalam sebuah tempat. Paduan suara bisa terus berjalan walau kita latihan via online.

Virtual Choir ini terbuka untuk semua anggota PSUT, baik anggota aktif maupun alumni. Dari FIKom sendiri, banyak mahasiswanya yang ikut serta, yaitu Yokhebed Priscilla, Bernadette Tiur, Gerald Maxel Ferdinand Junior Muaya, Thalia Tan Jaya, Megan Marshella, Nathania Juliani Christy, Vanessa Junaidi, Brigitta Novilia Jesslyn (alumni), dan Nathania (alumni). Tidak ada seleksi dalam kegiatan ini, sehingga bagi anggota PSUT yang ingin dapat ikut berpartisipasi, dan ternyata yang tertarik terbilang sangat banyak.

Megan mengatakan, “Lagu Virtual Choir yang PSUT bawakan berjudul Look At The World karya John Rutter. Pesan yang ingin disampaikan yaitu mengajak kita semua untuk melihat sekeliling kita. Masih banyak kebahagiaan dan keajaiban yang bisa dirasakan. Meskipun tangan tidak dapat saling berjabat dan raga tidak dapat saling bertemu, tetapi rasa kebahagiaan dan kebersamaan akan selalu ada. Percaya semua ini akan segera berakhir jika terus berjuang bersama. Selalu berpikir positif, tetap bersyukur, dan yang terpenting selalu menjaga kesehatan diri.”

Megan sendiri sudah mengikuti UKM ini sejak masuk perkuliahan karena sejak SMP sudah terlibat dalam kegiatan paduan suara dan hobi bernyanyi. Ia berkesempatan untuk ikut dalam konser Addie MS, Simfoni Negeri untuk TNI Patriot Kita bersama Twilite Orchestra dan berbagai paduan suara mahasiswa lain. Selain itu ia juga berkesempatan untuk mengikuti Lomba Folklore Festival Paduan Suara Gerejawi yang di selenggarakan oleh HKBP Pasar Rebo di Aula Simfonia Jakarta dan berhasil mendapatkan Gold Medal saat itu.

Dengan membawa hashtag #IndonesiaJanganMenyerah #IndonesiaJanganTerserah dalam postingan Instagramnya, Megan beserta anggota PSUT lainnya melalui lagu ini, turut mengapresiasi pemerintah Indonesia, pahlawan medis yang berjuang di garis depan, polisi yang menjaga ketertiban, dan orang-orang yang telah bekerja atau belajar di rumah. (CA)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018