Meningkatkan Kepedulian Kesehatan Mental Bersama Pristia Astari
Jumat, 11 September 2020

 

Bagi Pristia, pandemi dan kesibukan magang tidak menjadi halangan untuknya dalam melakukan hobinya sebagai volunteer. Kali ini, Pristia menjadi bagian dalam kampanye yang diadakan oleh Teruntuk Project. Mengikuti kampanye ini setara dengan donasi sebesar 10 ribu rupiah untuk “Pesta Citta” yang digagas untuk merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia.

“Dengan mengikuti tantangan ini, Teruntuk Project ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk saling berproses dan belajar agar sama-sama dapat mencapai kesehatan mental yang berfokus pada kekuatan diri sendiri,” jelas Pristia. “Jadi, di masa sibuknya magang yang liburnya cuma sehari, aku masih tetap ingin melakukan hal yang aku sukai, yaitu menjadi volunteer.”

Pristia mengungkapkan pentingnya peduli pada diri sendiri dan mencari bantuan. “Sesibuk-sibuknya diri sendiri, ada yang harus diperhatikan, yaitu diri sendiri,” pesannya. “Luangkan waktu untuk diri sendiri, yaitu dengan melakukan hal yang diinginkan atau apapun selama satu hari atau beberapa jam saja."

Selain itu, Pristia juga berpesan untuk berani bercerita pada orang lain dan mencari bantuan. “Main sama orang sekitar, se-introvert(apapun) orang juga butuh teman untuk ngobrol. Karena setiap manusia sebenarnya cuma ingin didengarkan aja sih.” Terkait dengan kepedulian masyarakat mengenai kesehatan mental, Pristia mengingatkan bahwa kondisi mental juga punya pengaruh krusial pada kesehatan fisik. “Ya, kesehatan mental kan emang gakbisa dilihat, tapi bisa langsung dirasakan seperti letih, stres, dan bisa berimbas ke penyakit. Walaupun gakkelihatan, tapi itu benar-benar harus diperhatikan juga. Kan ada psikolog atau psikiater. Yang penting hidup dibawa santai dulu aja, kalau emang gakbisa santai, ya jangan dibawa pusing. Jangan dipendam juga kalau kesel atau apapun, pasti setiap manusia ada satu orang yang emang dipercaya kok.” kata Pristia. “Oh iya, jangan galak-galak sama diri sendiri, kalau sama diri sendiri aja galak, gimana ke orang lain,” pungkasnya dengan humoris. (AC)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018