Up Your Content Game, Education Day Oranye 2020
Senin, 21 September 2020

 

 

Pada masa new normal, mengacu pada tata cara kehidupan baru di era Covid-19, segala aktivitas yang biasanya dilakukan secara tatap muka, harus digantikan dengan perantara internet dan teknologi untuk melangsungkan berbagai kegiatan. Tentu saja hal tersebut menjadi tantangan bagi para mahasiswa Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan dan tetap aktif di luar kegiatan akademik.

Pada 19 Agustus 2020, Oranye, UKMF Fikom Untar, mengadakan Education Day yang bertemakan “Up Your Content Game.” Menurut Nathasya Estrella, Ketua Pelaksana Oranye Education Day 2020, “Tema ini sebenarnya berasal dari idiom inggris yang berarti bekerja keras untuk meningkatkan konten dan artikel yang berkualitas.” Selain itu, ia juga berterimakasih kepada para panitia hingga dosen yang sudah bekerja keras dan hadir pada acara ini.

Pada kegiatan yang dilakukan dengan daring ini, Oranye mengundang tiga dosen Fikom Untar dan Miss Indonesia Kalimantan Timur 2020 sekaligus mahasiswa aktif Fikom Untar untuk membawakan berbagai sesi mengenai dunia jurnalistik, konten, serta personal branding. Pada sesi pertama, Bapak Dr. (Can) Drs. M. Gafar Yoedtadi, M.Si., Dosen Fikom Untar, membawakan materi “Apa itu Berita dan Jenis-Jenisnya.” Menurutnya berita merupakan uraian tentang peristiwa, pendapat, dan realita yang mengandung nilai berita, serta disampaikan melalui media massa secara periodik.

“Berita itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu peristiwa dan pendapat. Dasar penulisan berita sangat simpel, yaitu 5W+1H (what, who, where, when, why, dan how). Tetapi bagi saya, butuh ditambahkan satu hal yaitu so what, apa yang membedakan peristiwa tersebut hingga harus dijadikan sebuah berita." ujar beliau.

Selain perkenalan berita, Pak Ahmad Junaidi, S.S., M.Si., Dosen Fikom Untar, juga memaparkan materi mengenai “Kode Etik Jurnalistik dan Penulisan, serta Menemukan Ide Menulis Opini.” Pak Ahmad berpendapat, “Kalau kalian menonton film dokumenter ‘The Social Dilemma,’ kalian akan menemukan bagaimana media sosial banyak digunakan untuk menyebarkan hoaks, hingga menyebabkan polarisasi yang sangat bertentangan dengan kode etik jurnalistik.”

“Lalu, menyambung soal jenis-jenis berita, ada perbedaan antara berita dengan opini (news feature). Dalam menulis opini harus mengambill sikap risk taker sedangkan berita yang baik harus akurat dan objektif. Meskipun kita di pers kampus, tetap harus memperhatikan kode etik jurnalistik,” sahutnya. Tidak hanya soal berita, Pak Nigar Pandrianto, S.Sos., M.Si., Dosen Fikom Untar, juga membawakan materi bertajuk “Strategi Konten.” Ia berkata bahwa apapun yang kita baca, dengar, cium, atau gabungan semuanya pada sebuah medium, dapat disebut sebagai konten. Jadi, konten itu luas.

“Siapa saja yang bisa membuat konten? Semua orang bisa. Namanya content creator. Dia menciptakan apapun untuk dilihat, dinikmati, dinilai, diserap, atau diapresiasi,” kata Pak Nigar. Dilanjutkan pada sesi akhir, Audrey Sugito, Miss Indonesia Kalimantan Timur 2020 sekaligus mahasiswa aktif Fikom Untar ini membagikan pengalaman dan juga memaparkan materi singkat mengenai “Personal Branding.” Menurutnya, personal branding secara singkatnya dalam 2 kata dapat diartikan sebagai keterampilan dan pengalaman. 

Personal branding itu apa yang membedakan kita dengan org lain. Orang tinggi itu banyak, orang cantik itu banyak. Tapi apa yang membuat kamu unik dibandingkan yang lain bisa dijadikan branding diri kamu,” jelasnya. Pada akhir sesi, ia berpesan, “Cukup jadi diri kalian. Cukup tunjukan diri kalian, jangan malu. Dan terus tingkatin diri sendiri. Serta jangan lupa untuk menjadi inspirasi bagi sekeliling kita.” (CA)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018