Fikomers Peduli Kesehatan Mental
Sabtu, 10 Oktober 2020

 

Sejak Maret lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona sebagai pandemi. Hal ini mengubah dan mempengaruhi kehidupan kita semua dari berbagai sisi, tak terkecuali kondisi kesehatan mental. Depresi, stres, dan kecemasan merupakan masalah utama dalam kesehatan mental.

Menyambut Hari Kesehatan Mental Sedunia, beberapa mahasiswa mata kuliah Media Sosial melakukan kampanye melalui akun Instagram mereka. Kampanye yang dilakukan merupakan bentuk hasil karya mereka dalam rangka memenuhi mata kuliah tersebut. Beberapa akun yang melakukan kampanye ini di antaranya adalah @rehatajadoeloe, @cittamu.id, dan @happy.health.harmony.

Tidak hanya berbicara soal arti kesehatan mental tersebut, mereka juga memposting weekly reminder, tips-tips mencintai diri, hingga inspirasi film yang mengambil topik kesehatan mental sebagai tema utama ceritanya. Tentunya, dengan menggunakan kata-kata yang friendly dan mudah dimengerti, kampanye yang dilakukan dapat lebih mudah dicerna oleh para followers-nya.

“Cintai Dirimu. Sebuah kalimat yang mudah untuk dikatakan, tapi sulit untuk dilakukan. Terkadang kamu lebih mementingkan perasaan orang lain, daripada diri sendiri. Tanpa kamu sadar, kamu menyakiti diri kamu sendiri. Sakit yang ga berdarah ya,” tulis akun @cittamu.id melalui post Instagramnya.

Kesehatan mental memang sering diremehkan karena kebanyakan orang lebih mengutamakan kesehatan fisik dan tidak mengetahui pentingnya kesehatan mental. Jadi, ingat untuk selalu cerita kepada siapapun, bahkan melalui tulisan. Menulis bisa juga loh membantu kita dalam menuangkan emosi dan segala kegundahan dalam hati. (CA)

 

    

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018