Cari Magang Saat Pandemi? Coba 4 Tips ini!
Jumat, 08 Januari 2021

 

Mencari tempat magang memang kerap dilakukan oleh mahasiswa angkatan atas baik di semester ke-6, ke-7, ataupun ke-8 untuk mendapatkan pengalaman yang lebih luas sekaligus memenuhi kewajiban perkuliahan. Akan tetapi kegiatan ini cenderung dipandang sulit, apalagi pada saat pandemi. 

 

Saat ini sebagian besar perusahaan di dunia sedang freeze hiring atau berhenti merekrut. Tidak sedikit perusahaan yang memberlakukan layoff, pemotongan gaji, bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Meski demikian, jangan khawatir! Karena masih ada perusahaan-perusahaan yang membuka peluang magang.

 

Simak beragam tips di bawah ini yang dapat dilakukan dalam proses pencarian magang!

 

Temukan perusahaan yang masih merekrut

Di antara banyaknya perusahaan yang sedang tidak merekrut, tentunya masih ada segelintir perusahaan yang tetap bertahan bahkan membuka lowongan. Oleh karena itu, cobalah untuk menemukan informasi tentang perusahaan-perusahaan yang masih merekrut saat ini. Kalian bisa mencarinya melalui aplikasi LinkedIn, Instagram, website Indeed, Jobstreet, Karir.com, dan lainnya.

 

Perhatikan tata cara penulisan CV

Kalau sudah melamar di banyak tempat, tapi tidak ada yang jawab bisa saja menandakan bahwa CV kamu kurang menonjol dan tidak menarik perhatian para tim HRD perusahaan. Pada dasarnya, CV merupakan metode perkenalan diri kepada para recruiter mengenai kepribadian, background pendidikan, pengalaman, hingga skill yang dimiliki. Coba cari referensi CV yang menarik dan poin-poin apa saja yang harus ditampilkan agar dilirik oleh staff HRD ya!

 

Manfaatkan networking

Networking menjadi salah satu cara kamu dapat magang loh! Kamu bisa menanyakan ketersediaan lowongan magang di perusahaan tempat temanmu atau mahasiswa senior yang kalian kenal bekerja. Kalian juga bisa membuat post yang ‘menjual’ dirimu dan menyatakan bahwa kamu sedang terbuka untuk lowongan magang. Dengan begitu, bisa saja kenalanmu melihat dan menawarkan posisi yang sedang dibutuhkan di perusahaannya.

 

Fleksibel

Tentunya kamu memiliki target posisi yang diinginkan, tetapi tidak ada salahnya untuk terbuka dengan peluang posisi dan perusahaan selain dari yang kamu targetkan. Kalau memang lowongan tersebut tidak jauh berbeda dengan posisi yang kamu harapkan, tidak ada salahnya kamu menerimanya. (CA)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018