Komunikasi Antarbudaya: Kiprah Alumni di Tingkat Internasional
Sabtu, 17 April 2021

 

Fikom Untar telah melaksanakan Kuliah Umum "Komunikasi Antarbudaya: Kiprah Alumni di Tingkat Internasional" pada hari Jumat, 16 April 2021. Kuliah Umum ini diisi oleh alumni-alumni Fikom Untar yang saat ini tengah berkarir di luar negeri, di antaranya: Natasha Ishak (Jurnalis di New York, America Serikat), Metta Andriany (Quality Analyst for Google My Business di Kuala Lumpur, Malaysia), Timothius Michael (Executive Finance di AU Asia-Pacific Niaga Pty Ltd di Brisbane, Australia) dan Herlline (Custom Officer di Harbin, Tiongkok).

 

Pada kuliah umum ini, mahasiswa/i mata kuliah Teori dan Konteks Komunikasi berkesempatan mendengarkan para alumni Fikom berbagi pengalamannya selama menempuh studi dan karir di negeri seberang, perbedaan budaya yang ada serta kiat dalam menghadapinya. 

 

“Agar dapat bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri, kalian harus melakukan riset sebanyak-banyaknya atas opsi yang paling cocok untuk diri kalian. Selain itu, kalian harus lebih proaktif dalam mencari tempat magang selama S2 ataupun mencari pekerjaan. Banyakin ikutan kegiatan di kampus (student organization), nambah teman dan sekaligus belajar komunikasi antar budaya,” ungkap Natasha.

 

“Kamu harus bilang "Oke, saya coba apa yang terbaik dari diri saya" baru kamu akan dapat hasilnya. Walaupun aku tahu bahasa Inggrisku gak bagus, tapi aku coba aja. Kalau gak dicoba nanti gak berkembang. Meskipun aku dipandang sebelah mata karena aku orang Indonesia dan bukan lulusan luar negeri, tapi I'm always proud of myself that I'm a graduate from Universitas Tarumanagara, Fakultas Ilmu Komunikasi,” kata Metta.

 

“Kita harus bisa menyesuaikan diri kita dengan situasi dan kondisi dimanapun kita berada. Kita harus paham dengan budaya di sana. Saat itu saya sangat terkejut karena di sini tidak ada batasan antara senior dan junior. Selain itu, kepercayaan diri membantu saya untuk terus survive disini dan dalam proses networking,” ungkap Timothius.

 

Cerita dari alumni-alumni Fikom ini sekiranya dapat memberikan perspektif baru tentang ragam budaya yang ke depannya pasti akan dihadapi para mahasiswa. Berbenturan dengan budaya yang berbeda bukan sebuah hal yang mudah, namun dengan bekal dari kuliah umum ini, mahasiswa Fikom Untar dapat bersiap dan mengetahui cara-cara untuk mengatasi culture shock yang sangat mungkin terjadi. (CA)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018