Digital Co-Creation dalam Inovasi Pendidikan
Kamis, 03 Juni 2021

 

Perkembangan teknologi digital saat ini mengalami percepatan dan perluasan, antara lain karena pandemi yang melanda dunia, termasuk pada dunia pendidikan. Teknologi telah membuka peluang bagi para partisipan yang tergabung di dalamnya untuk saling terhubung, berkreasi bersama, berkolaborasi menggabungkan berbagai minat, potensi dan upaya untuk menghasilkan suatu inovasi. 

 

Namun peluang yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi digital, yang telah semakin terjangkau bagi masyarakat luas ini, belum dimanfaatkan secara optimal oleh sebagian pemangku kepentingan di dalam dunia pendidikan. Padahal dunia pendidikan sepatutnya merupakan pusat inovasi.

 

Hal tersebut disampaikan Dekan Fikom Dr. Riris Loisa saat memberi sambutan pada Webinar “Digital Co-Creation dalam Inovasi Pendidikan”, Rabu (2/6) secara daring. Webinar menghadirkan pembicara Dosen Fikom Universitas Padjadjaran Dr. Ira Mirawati, M.Si. serta Content Creator Edsa Estella.

 

Sementara itu Ira Mirawati mengungkapkan bahwa media sosial dapat dijadikan sarana pendidikan yang tepat bila disampaikan dengan cara yang sesuai dengan khayalak yang dituju. Disampaikannya tujuan menggunakan media sosial jangan hanya didasari kepentingan materi. Banyak sisi positif yang didapat bila aktif menggunakan media sosial seperti membangun dan memperluas jejaring. 

 

Ira yang memperoleh TikTok Awards Indonesia 2020 untuk The Best of Learning and Education mengajak peserta untuk selalu menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan dapat memberi motivasi kepada orang lain.

 

Pendapat yang sama dikemukakan Edsa Estella yang berprinsip bahwa menjadi seorang Content Creator harus memberikan pengaruh positif bagi orang lain. Menurut Edsa, yang juga adalah mahasiswi Fikom Untar ini, media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan minat, hobi, pengalaman, keseharian, dan hal yang mendidik.  

 

Para pembicara mengakui untuk menjadi seorang Content Creator perlu usaha yang keras terutama saat mau memulainya. Dibutuhkan ketekunan dan kreativitas untuk dapat menghasilkan konten yang dapat diterima oleh publik.  

 

Sehubungan dengan hari kelahiran Pancasila yang baru saja diperingati, mereka memandang pentingnya menjadikan Pancasila sebagai nilai-nilai yang harus dijaga. Content Creator harus mendidik masyarakat untuk menjaga toleransi dan persatuan bangsa melalui karya-karyanya.  

 

Kegiatan webinar yang diadakan Fikom Untar ini diharapkan dapat memperluas wawasan untuk giat merancang dan mewujudkan co-creation dalam inovasi pendidikan. Pada kesempatan yang sama, Dekan Fikom Untar juga secara simbolis membuka rangkaian kegiatan HUT ke-15 Fikom Untar.

 

Selain webinar, dalam rangka HUT ke-15 Fikom Untar ini juga akan diselenggarakan berbagai kegiatan yaitu kompetisi poster dan foto, webinar bahasa isyarat, serta penerbitan buku hasil karya dosen Fikom Untar.

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018