Bertumbuh Menjadi Pemimpin dan Agen Perubahan yang Positif menurut Lydia Irena, Dosen Fikom Untar
Selasa, 10 Mei 2022

 

Menjadi seorang pemimpin tidaklah sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat membawa suatu perubahan yang bermanfaat bagi banyak orang. Melalui sesi webinar di Latihan Kepemimpinan (LK) Eksternal DPM Fikom Untar, Lydia Irena, S.I.Kom., M,Si membagikan berbagai kriteria kepemimpinan yang perlu dimiliki dan dilatih oleh seorang pemimpin. Simak berbagai kriterianya berikut ini!

 

Mau Mendengarkan

Leader itu harus mendengarkan dan mau menerima saran. Bagaimana kita bisa menerima saran kalau tidak mendengarkan? Kita mendengar bukan untuk menjawab, kita mendengarkan untuk mendengar dan mengerti. So, stop thinking and start listening. Selain itu, jangan biasakan diri kita berasumsi dari cerita orang lain.”

 

Berkomunikasi dengan Jelas

“Berkomunikasi dan memberikan instruksi itu harus jelas. Jangan pernah membuat ruang asumsi. Komunikasi ini juga digunakan agar seluruh anggota dapat bergerak ke arah, tujuan, dan visi yang sama dengan efektif.”

 

Selalu Belajar

“Seorang pemimpin itu mau memiliki kerendahan hati bahwa masih ada hal yang belum diketahui. Seorang pemimpin mau belajar terus menerus. Kita perlu sadar bahwa tidak semua hal kita tahu, tidak semua hal kita pahami.”

 

Tidak Mementingkan Diri Sendiri

“Seorang pemimpin yang baik tidak memimpin untuk kepentingan dirinya sendiri, melainkan mengisi kebutuhan banyak orang di luar dirinya. Pemimpin itu mau memahami anggotanya. Pikirkan apa menjadi keuntungan bagi anggota, bukan hanya diri sendiri.”

 

Memimpin Orang Lain dan Diri Sendiri dengan Baik

“Memimpin itu tidak hanya saat dilihat orang-orang di sekitar kita (under the spotlight), tetapi juga saat tidak dilihat orang (in the dark). Saat tidak dilihat orang, apakah kita tetap bertanggung jawab sebagai seorang pemimpin?”

 

Layaknya sebuah pohon, kita juga perlu memimpin diri kita sendiri dengan menyirami diri dengan berbagai keterampilan, kreativitas, dan kecerdasan emosi hingga nantinya dapat bertumbuh dan buahnya dapat dirasakan oleh orang lain. (VY)

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018