Jakarta, 13 Februari 2026 – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi warga terdampak bencana tanah bergerak di di Posko Pengungsian Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen civitas akademika untuk tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara langsung membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
Bencana tanah bergerak yang terjadi di wilayah tersebut menyebabkan sejumlah warga harus mengungsi dan membatasi aktivitas sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak perubahan lingkungan secara mendadak. Melihat kondisi tersebut, tim PKM Fikom Untar hadir untuk memberikan dukungan moral dan sosial yang diharapkan dapat membantu warga tetap kuat dan optimis.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Fikom Untar berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untar sebagai bagian dari program pengabdian institusi. Tim PKM Fikom Untar terdiri dari Dekan Fikom Untar Dr. Sinta Paramita, S.I.P., M.A., serta dua mahasiswa Fikom Untar, Shevina Vimalananda S. dan Manda Aulia Az Zahra. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lapangan mengenai kepedulian sosial, komunikasi kemanusiaan, serta pentingnya peran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, tim PKM terlibat dalam berbagai aktivitas yang dirancang sesuai kebutuhan warga di lokasi bencana dan area pengungsian. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian khusus adalah aktivitas bersama anak-anak, seperti permainan edukatif dan kegiatan interaktif. Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan psikososial agar anak-anak tetap memiliki ruang yang aman dan menyenangkan untuk beraktivitas, sekaligus membantu mengurangi rasa cemas akibat situasi bencana.
Selain itu, tim juga turut membantu operasional posko desa dan berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengarkan kebutuhan serta kondisi yang mereka alami. Pendekatan komunikasi interpersonal yang dilakukan menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dan rasa saling percaya antara relawan dan masyarakat.
Dekan Fikom Untar Dr. Sinta menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menegaskan bahwa pengalaman terjun langsung ke masyarakat menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat nilai empati dan kepedulian sosial.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan pengalaman mahasiswa untuk berkontribusi nyata kepada masyarakat. Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami bencana alam. Semoga masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam tanah bergerak di Tegal ini tetap semangat dan optimis ke depannya. Fikom Untar turut menyampaikan dukungan moral bagi warga terdampak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Fikom Untar berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh, baik di lingkungan akademik maupun di masyarakat luas. Kegiatan PKM ini juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan kemanusiaan serta memahami bahwa ilmu komunikasi memiliki peran penting dalam situasi krisis, terutama dalam membangun harapan, solidaritas, dan ketahanan sosial masyarakat.
Ke depan, Fikom Untar berkomitmen untuk terus mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan sosial, khususnya dalam situasi bencana dan pemulihan masyarakat pascabencana. (AK/LI)

