Jakarta, 28 April 2026 — Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) sukses menyelenggarakan acara SMKIM 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi Ilmu, Praktik, dan Aksi Nyata Menuju SDGs”. Dalam sesi kedua SMKIM 2026, “Engagement Komunitas sebagai Pendekatan Kolaboratif dalam Menjangkau Generasi Muda” menjadi sorotan dalam sesi ini. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung M Lantai 8, Kampus 1 Untar, dan dihadiri oleh mahasiswa semester 4 Fikom Untar.
Acara ini dirancang sebagai wadah pembelajaran interaktif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan praktik profesional dalam bidang komunikasi. SMKIM 2026 menghadirkan para narasumber berpengalaman dari berbagai sektor untuk memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam menghadapi dinamika komunikasi di era modern. Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain VP Sustainability Kompas Gramedia Wisnu Nugroho, Director & Co-Founder WeNetwork Karina Saridewi sebagai, serta Tim Wakil Menteri Kebudayaan RI Bidang Komunikasi & Media Joedea Aris Theofilus.

Dalam sesi ini, para narasumber menekankan pentingnya membangun keterlibatan yang autentik dengan komunitas sebagai strategi komunikasi yang efektif. Generasi muda dinilai lebih responsif terhadap pendekatan yang bersifat partisipatif, inklusif, dan berbasis nilai bersama. Melalui diskusi ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa komunikasi tidak lagi bersifat satu arah, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif antara berbagai pihak, termasuk komunitas, brand, dan institusi. Pendekatan berbasis komunitas dinilai mampu menciptakan hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan audiens muda.
“Terlepas dari besar atau kecilnya komunitas yang dimiliki, hal tersebut tetap layak untuk dibanggakan karena berperan penting dalam mengembangkan berbagai soft skill individu,” pesan Karina pada mahasiswa Fikom Untar.
SMKIM 2026 diharapkan dapat menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran kritis serta kemampuan praktis dalam bidang komunikasi, sekaligus mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. (KG)

