Kreasa Inspirasa sukses diselenggarakan pada 8–10 Juni 2026 di Selasar Gedung M dan T-Space Universitas Tarumanagara (Untar). Mengusung tagline “Membentuk Karya, Mencipta Rasa”, kegiatan ini menghadirkan bazar Food & Beverage (F&B), bazar Art & Craft, serta berbagai workshop kreatif yang menggabungkan kreativitas, kewirausahaan, edukasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sebagai wadah bagi mahasiswa dan pelaku UMKM untuk menampilkan kreativitas serta inovasi produk, Kreasa Inspirasa menghadirkan beragam tenant kuliner dan Art & Craft yang turut meramaikan acara selama tiga hari pelaksanaan. Sebelum pembukaan resmi, acara diawali dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi SMA Al-Chasanah Jakarta. Penampilan tersebut menjadi simbol semangat kreativitas dan kolaborasi yang diusung dalam Kreasa Inspirasa 2026.
Kreasa Inspirasa secara resmi dibuka pada 8 Juni 2026 oleh Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara, Dr. Sinta Paramita S.I.P., M.A. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyelenggaraan sebuah acara, tetapi juga sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam membangun relasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
“Mereka menjalin relasi dengan dunia usaha dan dunia industri melalui sponsor, media partner, serta tenant yang hadir. Seluruh proses ini menjadi pembelajaran yang berharga, mulai dari menghadapi berbagai tantangan, melakukan problem solving, hingga menerapkan prinsip the show must go on dengan segala sumber daya yang dimiliki,” ujar Dr. Sinta Paramita.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan kreativitas dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah untuk menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 (Decent Work and Economic Growth) dan tujuan ke-12 (Responsible Consumption and Production), Kreasa Inspirasa menghadirkan berbagai program yang mengedepankan kreativitas sekaligus keberlanjutan lingkungan. Salah satunya diwujudkan melalui program pengumpulan minyak jelantah yang kemudian disalurkan kepada Greenia (PT Greentech Solusi Utama), perusahaan teknologi hijau yang bergerak di bidang pengelolaan dan daur ulang minyak jelantah. Pada seremoni pembukaan, turut hadir Giri Suseno selaku Strategic Partnership Manager Greenia dalam simbolisasi penyerahan minyak jelantah sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penerapan ekonomi sirkular.
Pada hari kedua, 9 Juni 2026, Kreasa Inspirasa menyelenggarakan workshop pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang diikuti oleh lebih dari 20 peserta. Dipandu Founder Kitanature, organisasi yang berfokus pada edukasi dan pengelolaan sampah berkelanjutan, Noor Fatin, peserta diajak untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi yaitu lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Peserta workshop sangat antusias menghasilkan berbagai kreasi lilin dengan warna dan aroma yang beragam. Selain memberikan pengalaman praktik secara langsung, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya pemanfaatan limbah secara kreatif dan berkelanjutan.
Antusiasme yang sama juga terlihat pada peserta workshop dan talkshow pembuatan kopi dan matcha bersama Fernando Nicholas, anggota tim Research and Development (R&D) Smalltalk, sebuah usaha kedai kopi (coffee shop) yang bergerak di bidang Food & Beverage (F&B). Dalam sesi ini, lebih dari 20 peserta memperoleh wawasan mengenai proses pembuatan minuman kopi dan matcha yang berkualitas, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik penyajian yang tepat. Tidak hanya mendapatkan materi, para peserta juga berkesempatan untuk langsung praktik pembuatan minuman dipandu oleh narasumber. Interaksi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam sekaligus menambah antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.
Selama 3 hari bazar Food & Beverage (F&B), bazar Art & Craft, pengunjung bisa menjajal aneka makanan dan membeli produk kerajinan. Seorang pengunjung mengaku menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang dihadirkan dalam Kreasa Inspirasa 2026.
“Acaranya seru dan menarik karena nggak hanya ada bazar, tetapi juga berbagai penampilan seperti bernyanyi dan dance. Semoga ke depannya jumlah booth yang hadir bisa lebih banyak lagi soalnya makanannya enak-enak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Kreasa Inspirasa 2026 ditutup pada 10 Juni 2026 dengan penampilan DJ Zold yang berhasil menciptakan suasana ceria. Para pengunjung yang turut bergoyang dan meramaikan acara menjadi penutup yang manis bagi seluruh rangkaian kegiatan. Melalui Kreasa Inspirasa 2026, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara berharap dapat terus mendorong generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan untuk memberi dampak positif bagi masyarakat. (AK)






