Jakarta, 22 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara menyelenggarakan Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Angkatan 2026 sebagai wadah untuk memperkenalkan sistem pendidikan, layanan akademik, serta dukungan yang diberikan kampus kepada mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari para pimpinan Fikom Untar yang menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru serta orang tua. Pada kesempatan tersebut, pimpinan Fikom Untar menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga dalam mendukung proses pembelajaran serta pengembangan potensi mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan di Universitas Tarumanagara. Orang tua juga diperkenalkan dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang menjadi bukti capaian mahasiswa di bidang non akademik. Melalui SKPI, berbagai aktivitas seperti organisasi, kepanitiaan, kompetisi, hingga program internasional dapat terdokumentasi sebagai nilai tambah bagi mahasiswa. Pada sesi ini juga dijelaskan berbagai kesempatan pengembangan diri, termasuk program student mobility ke luar negeri yang dapat diikuti mahasiswa.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa, acara turut dimeriahkan dengan penampilan oleh Feny Syarifa. Penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa Fikom Untar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung mahasiswa untuk berkembang melalui berbagai kegiatan non akademik.
Pada pertemuan ini, orang tua juga diperkenalkan dengan platform LINTAR yang dapat dimanfaatkan untuk memantau perkembangan studi mahasiswa. Melalui sistem tersebut, orang tua dapat mengakses berbagai informasi penting, mulai dari jadwal perkuliahan, pembayaran, nilai akademik, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), hingga capaian nonakademik yang tercatat dalam SKPI. Kehadiran LINTAR diharapkan dapat memperkuat peran orang tua dalam mendampingi perjalanan pendidikan putra-putri mereka.
Fikom Untar juga menjelaskan berbagai fasilitas pendukung yang tersedia bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Fakultas berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dengan dukungan dari dosen dan tenaga pendidik. Orang tua diimbau untuk menyampaikan kebutuhan khusus mahasiswa kepada pihak kampus agar pendampingan yang tepat dapat diberikan sejak awal masa perkuliahan.
Selain itu, mahasiswa baru diperkenalkan dengan sistem Dosen Pembimbing Akademik (PA). Melalui program ini, setiap mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari dosen yang siap membantu apabila menghadapi kendala akademik maupun non akademik selama masa studi. Kehadiran Dosen PA diharapkan dapat menjadi sarana konsultasi dan dukungan bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus.
Melalui kegiatan ini, Fikom Untar berharap terjalin komunikasi yang baik antara kampus dan orang tua sehingga tercipta sinergi yang dapat mendukung keberhasilan mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan diri secara menyeluruh. (AK)


