Jakarta, 8 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Skin Health Group di Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Mengangkat tema “Effective Communication: Listen, Connect, and Influence”, kegiatan ini membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan komunikasi yang dapat diterapkan dalam membangun hubungan dengan pelanggan sekaligus mengembangkan strategi pemasaran di tengah industri perawatan kulit dan kecantikan yang semakin kompetitif.
PKM dilaksanakan oleh Dekan Fikom Untar Dr. Sinta Paramita, S.I.P., M.A., Kaprodi Sarjana Ilmu Komunikasi Untar Dr. Wulan Purnama Sari, S.I.Kom., M.Si., Sekprodi Ilmu Komunikasi Untar Septia Winduwati, S.Sos., M.Si., dan Manager Penelitian & PKM Fikom Untar Lydia Irena, S.I.Kom., M.Si.
Kegiatan dirancang untuk menghubungkan perspektif ilmu komunikasi dengan kebutuhan nyata pelaku industri. Materi tidak hanya membahas bagaimana menyampaikan pesan secara efektif, tetapi juga bagaimana komunikasi dapat membangun kepercayaan, memahami kebutuhan konsumen, memperkuat hubungan jangka panjang, serta mengembangkan pemasaran digital secara kreatif dan bertanggung jawab.

Salah satu kemampuan yang menjadi perhatian utama adalah active listening, yaitu mendengarkan untuk memahami, bukan sekadar untuk menjawab. Dalam konteks penjualan, proses mendengarkan juga menjadi sarana untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan pelanggan. Alih-alih hanya menjelaskan kandungan atau fitur produk, peserta didorong untuk memahami kebutuhan pelanggan dan menawarkan pengalaman, rasa percaya diri, serta solusi yang relevan.
Selain komunikasi interpersonal, kegiatan PKM membahas strategi pemasaran digital melalui materi “From Medical Trust to Viral Growth: Strategi Viral Marketing yang Etis untuk Industri Skin Health” yang disampaikan Dr. Sinta Paramita. Materi mencakup komunikasi pemasaran digital, perilaku konsumen, content marketing, hingga pemanfaatan algoritma media sosial.

“Di tengah perkembangan media sosial yang begitu cepat, tantangannya bukan hanya bagaimana sebuah konten dapat menjadi viral, tetapi bagaimana kita tetap menjaga kepercayaan. Bagi industri skin health, komunikasi yang efektif harus mampu menggabungkan kreativitas, kredibilitas, dan etika sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Sinta.
Melalui kegiatan PKM ini, Fikom Untar mendorong penerapan ilmu komunikasi secara langsung dalam menjawab kebutuhan mitra industri. Kolaborasi dengan Skin Health Group juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha melalui pengetahuan yang aplikatif, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan komunikasi digital.


